Film The Wonder, dari Pelecehan Hingga Pernikahan Anak

Film The Wonder

digitalMamaID Netflix baru saja merilis film besutan terbarunya, berjudul “The Wonder” yang mulai tayang sejak 4 November 2022. Tak berapa lama setelah rilis, film ini langsung menempati jajaran trending atau film yang sedang banyak ditonton banyak orang. 

Gimana enggak, film ini menggaet aktris yang sedang naik daun, Florence Pugh juga sutradara ternama Sebastian Lelio. Bukan hanya orang-orang di depan dan belakang layar yang bikin film ini digandrungi, tapi juga isu-isu tentang anak dari mulai pelecehan seksual hingga pernikahan dini. 

Sinopsis Film The Wonder

The Wonder bercerita tentang seorang perawat baru yang diminta menjaga anak berumur 11 tahun, yang dianggap sebagai keajaiban. Pasalnya, anak ini bisa bertahan hidup selama berbulan-bulan tanpa makan sama sekali. 

Perawat bernama Lib Wright yang diperankan Florence Pugh, tak lantas percaya dengan rumor kesaktian si anak bernama Anna (Killa Lord Cassidy) dan bertekad membuktikan bahwa anggapan tersebut salah. 

Ia juga kerap kali meminta Anna untuk makan setelah melihat Anna mulai terlihat lemah. Tapi, Anna menolak dan selalu mengatakan bahwa ia tak lapar sama sekali karena diberi keajaiban oleh Tuhan. 

Setelah menggali dan mencari bukti, Lib akhirnya berhasil membuat Anna angkat bicara tentang alasannya menahan untuk tak makan berbulan-bulan. Alasan yang membuat Lib bertekad menyelamatkan Anna dari keluar dari keluarganya.

Isu Sensitif tentang Anak Perempuan (Spoiler Alert!)

Film The Wonder mengangkat isu tentang anak, khususnya anak perempuan. Diceritakan anak yang dianggap sebagai keajaiban oleh orang tua dan masyarakat sekitar, ternyata adalah korban pelecehan seksual oleh kakaknya sendiri. 

Lewat ceritanya pada perawat Lib, Anna berkisah tentang kakak laki-lakinya yang menyentuh dan menodainya saat ia berusia 9 tahun. Setelah itu, keluarga yang mengetahui kejadian itu, malah menikahkan keduanya. 

Tak berapa lama, kayak laki-lakinya itu didera sakit keras dan meninggal dunia. Ayah dan ibu Anna menganggap bahwa itu adalah kutukan dari Tuhan karena kakaknya malah menikahi Anna. 

Kemudian, Anna diminta untuk tidak makan demi menebus dosanya dan agar kakaknya diampuni oleh Tuhan. 

Walau tak ada penggambaran ataupun adegan kejadian mengerikan ini, tapi lewat cerita Anna, penonton dibawa merasakan derita anak 11 tahun yang menjadi korban sekaligus disalahkan. 

Terinspirasi dari Konsep di Dunia Nyata

Walau karakter dalam film The Wonder bukan berasal dari kisah nyata, namun cerita ini terinspirasi dari konsep “Fasting Girls” yang populer pada era Victoria. 

Dikutip dari Daily Mail UK, kepercayaan ini dianut oleh para wanita yang yakin bisa bertahan hidup tanpa makan dan minum. Sebagian menganggap konsep ini sebagai bagian dari tradisi agama, sebagian lagi percaya bahwa yang bisa bertahan punya kekuatan yang ajaib.

Film diadaptasi dari Novel berjudul sama karya Emma Donoghue juga terinspirasi dari era “The Great Famine” yang terjadi di Irlandia pada tahun 1845-1852. Masa yang disebut juga “masa kelaparan” jadi tahun-tahun terburuk bagi Irlandia karena krisis makanan hingga menyebabkan sedikitnya satu juta nyawa melayang. 

Dengan banyaknya isu yang ditampilkan, The Wonder pastinya sangat worth watching ya, Mam. The Wonder juga menutup filmnya dengan quotes yang sangat ciamik:

“Dunia ini sarat akan nestapa, terlalu lapar, sehingga tak sadar akan keajaiban dalam diri setiap anak.”

[*]

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *