Drakor Lovely Runner, Romansa Time Traveler yang Sukses Tak Terduga

Potongan adegan drakor Lovely Runner.
Share

digitalMamaID – Drakor Lovely Runner telah berakhir pada 28 Mei lalu. Selama dua bulan penanyangan drama ini berhasil menjadi populer dan sukses dengan mencetak rating tertingginya, 5,8% untuk nasional pada slot drama Senin-Selasa menurut Nielsen. Lovely Runner berhasil menjadi kuda hitam, setelah sempat tertunda selama tiga tahun.

Tim produksi drama ini sempat banyak mengalami kesulitan selama proses casting dan pembuatannya. Bahkan drama ini disebut-sebut tidak mendapatkan iklan produk product placement (PPL) seperti drama lainnya.

Lovely Runner sukses mendominasi platform Over The Top (OTT) global Rakuten Viki dengan menduduki peringkat pertama selama enam pekan berturut-turut. Tercatat menduduki nomor satu paling banyak ditonton di Viki tahun 2024 di 109 negara termasuk Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Brasil, Meksiko dan negara lainnya. Bahkan laporan Hankyung menyebutkan episode 11 Lovely Runner, sebesar 92,1 persen pengguna TVING menontonnya. Diperkirakan sebanyak enam juta orang menonton drama ini.

Bahkan Majalah Time memberikan pujiannya dalam artikel yang terbit 30 Mei 2024. Disebutkan, drakor Lovely Runner sebagai drama terbaik sejauh ini. Meskipun baru pertengahan tahun, Lovely Runner dinilai berhasil menyajikan romansa komedi, emosi yang menyentuh serta subplot thriller di tengah drama-drama lain yang mengecewakan.

Review Drakor Lovely Runner

Lim Sol (Kim Hye Yoon), seorang fangirling berusia 34 tahun yang suatu ketika kembali ke masa lalu untuk menyelamatkan idolanya, Ryu Sun Jae (Byeon Woo Seok). Tanpa disadari, di masa lalu ternyata mereka memiliki keterhubungan satu sama lain yang mereka tidak sadari sebelumnya. Drama ini dibagi menjadi tiga time slip, yaitu masa ketika mereka sekolah menengah, lalu masa kuliah dan masa kini. Lim Sol bolak-balik melakukan perjalanan waktu menggunakan arloji misterius Sun Jae yang dilelang.

Walau terkesan tidak masuk akal, plot twist dan gabungan beberapa genre di dalam drama ini dinilai berhasil menarik penonton. Ditambah totalitas akting Byeon Woo Seok, dengan menyanyikan seluruh bagian lagu dalam band Eclipse (FYI, band Eclipse sendiri hanyalah band fiksi yang dibuat secara khusus hanya untuk kepentingan drama semata). Sedangkan Kim Hye Yoon sendiri, tidak usah diragukan lagi, ia pernah mendapatkan perhargaan Best New Actress di Baeksang Arts Awards 2019 atas kemampuan aktingnya di drama Extraordinary You.

Poster Drakor Lovely Runner
Poster Drakor Lovely Runner

Berkat akting selaras mereka, menurut Good Data Corporation, Byeon Woo Seok dan Kim Hye Yoon juga masing-masing berhasil menduduki peringkat pertama dan kedua dalam daftar aktor drama TV-OTT terpopuler selama tiga minggu berturut-turut lalu. Selain itu, drama ini juga menduduki puncak rating pemirsa pria dan wanita berusia 20-49 tahun di semua saluran selama delapan minggu berturut-turut. Bahkan setelah episode terakhirnya, Lovely Runner masih menjadi topik hangat di kalangan banyak orang.

Drama ini diangkat dari webtoon yang berjudul The Best of Tommorow karya Kim Bbang. Walau tidak banyak drama yang bisa melampaui webtoon aslinya, namun penulis Lee Si Eun berhasil membuat naskah dan alur cerita yang bagus. Plot perjalanan waktu memang sulit karena sebenarnya tidak ada dan diperlukan logika serta konsistensi yang baik agar menjadi cerita yang utuh. Akan tetapi, Lee Si Eun  beserta sutradara Yoon Jong Ho dan tim berhasil merealisasikannya, sehingga drama ini mampu memberikan romansa yang sangat memuaskan yang tidak hanya melampaui ruang dan waktu tapi juga melampaui takdir.

Kesuksesan tidak terduga

Sutradara Yoon Jong Ho dalam unggahannya, mengungkapkan kegembiraan drama Lovely Runner berakhir dengan sempurna. “Saya sangat terharu. Saya ingin merasakan momen ini sepenuhnya karena saya tahu momen ini tidak akan pernah terulang lagi. Semua staf menyukai bagian akhir. Saya senang bisa bekerja dengan para aktor. Saya benar-benar ingin mengucapkan terima kasih kepada mereka yang memberi saya begitu banyak cinta. Akhir adalah awal yang lain,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan oleh Byeon Woo Seok dalam acara nonton bareng episode terakhir bersama penggemar yang diselenggarakan oleh TVN di empat teater CGV Yongsan l’Park Mall. “Selama hampir 10 bulan syuting dan dua bulan tayang, saya sangat berterima kasih. Selama 10 bulan syuting saya banyak belajar dan sangat bersyukur. Terima kasih telah membuat karakter Sun Jae dengan baik,” ucapnya haru sambil membungkuk 90 derajat.

Dalam kesempatan yang sama, Kim Hye Yoon juga mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang datang menonton bersama. “Saya sangat menghargai waktu berharga kalian yang telah datang kesini. Dalam episode yang tayang kemarin, nenek Mal Ja berkata kepada Im Sol bahwa ‘kenangan tidak hilang, tetapi menyerap ke dalam jiwa’. Saya berharap Lovely Runner akan selalu dikenang di hati kalian seperti itu,” pungkasnya.

Kesuksesan drakor Lovely Runner sebagai sebuah serial memang tak terduga. Terjebak dalam banyak masalah produksi sampai akhirnya mendapat lampu hijau. Casting yang sulit karena banyaknya penolakan. Hingga disiarkan secara internasional di platform khusus Viki, bukan platform besar global seperti Netflix. Ternyata tidak menghalangi kesuksesan serial ini.

Byeon Woo Seok sukses debut sebagai pemeran utama dalam drama serta kesuksesan Kim Hye Yoon sebagai aktris yang mulai diperhitungkan. Bahkan lagu-lagu band fiksi Eclipse dalam drama pun sukses diterima penonton. Lagu ini masuk ke jajaran top 10 di Melon, Sudden Shower pun berhasil masuk Billboard 100. Akhir bahagia ini semacam takdir bukan? [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *