Lima Tips Penting untuk Lindungi Privasi Online di Meta

Ilustrasi lindungi privasi online di Meta. Foto: Andrii Dodonov/Getty Images.
Share

digitalMamaID – Facebook dan Instagram menjadi tempat bagi banyak orang untuk terhubung satu sama lain dari berbagai penjuru dunia. Agar aktivitas tetap aman, Mama perlu lindungi privasi online di Meta! Bagaimana caranya?

Platform milik Meta ini menjadi tempat bagi pengguna untuk menemukan dan menjelajahi hal-hal baru. Pengguna mencari informasi tentang topik yang sesuai dengan passion, terhubung dengan komunitas atau bisnis, hingga tempat bertukar pesan dengan teman dan keluarga. Akan tetapi, tidak semua pengguna punya niat yang baik. Oleh karena itu, penting melindungi privasi di ranah online agar terhindar dari penyalahgunaan.

Rafael Frankel, Direktur Kebijakan Publik Meta mengungkapkan, melindungi informasi pribadi dan memberi kendali atas data pribadi menjadi salah satu prioritas utama dari Meta. “Meta mengutamakan privasi di semua aspek layanan kami dengan menyediakan berbagai alat yang mudah digunakan untuk membantu pengguna memahami dan mengelola privasi mereka melalui Pusat Privasi Meta. Kami akan terus mengingatkan pengguna akan pentingnya menjaga keamanan saat beraktivitas di ranah online, serta ketersediaan alat yang dapat membantu mereka mengontrol konten apa yang ingin mereka bagikan dan lihat,” ujar Rafael di Jakarta, Selasa, 28 Mei 2024.

Lima langkah lindungi privasi

Ada lima langkah mudah untuk melindungi privasi online di Meta. Apa saja itu?

1. Gunakan fitur Pemeriksaan Privasi secara berkala

Mama dapat menentukan preferensi privasi yang ingin diterapkan dan semuanya bisa diatur dalam satu tempat, yiatu Pusat Privasi Meta. Gunakan fitur Pemeriksaan Privasi secara teratur, perbarui pengaturan keamanan dan privasi agar terhindar dari perundungan dan pelecehan, atau melihat iklan dan konten yang tidak sesuai.

2. Aktifkan autentikasi dua faktor

Autentikasi dua faktor adalah fitur keamanan yang membantu melindungi akun Facebook atau Instagram. Dengan autentikasi dua faktor, Mama akan diminta memasukkan kode login khusus atau mengonfirmasi upaya login setiap kali kamu mencoba mengakses Facebook atau Instagram dari browser atau perangkat seluler yang tidak dikenali. Selain itu, Mama juga akan menerima peringatan ketika seseorang mencoba masuk dari browser atau perangkat seluler yang tidak dikenali.

3. Mengontrol konten yang dapat dilihat oleh teman dan keluarga

Mama punya kontrol penuh terhadap siapa yang dapat melihat konten yang dibagikan di Facebook. Termasuk informasi spesifik di profil seperti nomor telepon, alamat email, tanggal lahir, dan status hubungan. Aturlah siapa yang dapat melihat postingan Mama, baik di masa depan maupun yang sudah diposting sebelumnya. Pengguna juga dapat mengelola daftar orang yang diblokir di platform, seperti menambahkan orang baru ke daftar blokir yang dimiliki.

4. Lindungi pesan dan informasi pribadi

Enkripsi end-to-end di Instagram dan Messenger menambah keamanan ekstra pada pesan dan panggilan yang dilakukan dengan orang lain. Hal tersebut untuk memastikan hanya pemilik akun dan penerima pesan atau lawan bicara yang dapat mengakses konten tersebut. Enkripsi end-to-end juga memungkinkan Mama untuk mengatur waktu penghapusan pesan setelah dibaca untuk meningkatkan privasi dalam obrolan dan mengatur ulang waktu penghapusan pesan. Pesan yang tidak dibaca dalam 14 hari akan dihapus secara otomatis dari obrolan.

5. Atur preferensi iklan

Meta meningkatkan transparansi mengenai alasan mengapa orang melihat iklan atau konten tertentu di Facebook dan Instagram. Di Pusat Privasi Meta, pengguna dapat meninjau preferensi iklan, memblokir konten yang tidak diinginkan, dan mengontrol apa yang ingin di lihat di feed.

“Meta mengutamakan edukasi kepada pengguna mengenai alat dan informasi tentang privasi yang dapat diakses melalui Pusat Privasi kami, serta memungkinkan setiap orang mengontrol dan menentukan apa yang mereka bagikan di platform kami. Kami memahami pentingnya transparansi dan kontrol kepada pengguna kami terkait data mereka, dan kami akan terus mengembangkan alat serta kontrol privasi yang lebih baru dan lebih baik untuk memenuhi harapan tersebut,” tutup Rafael Frankel.

Selain itu, Pusat Privasi Meta juga menyediakan informasi untuk membantu pengguna mengatur dan mengontrol privasi. Fitur ini tidak hanya ada di Facebook, tapi juga di aplikasi Meta lainnya seperti Instagram, Messenger, dan WhatsApp. Informasi yang tertera pada Pemeriksaan Privasi Meta akan memudahkan prosesnya. Jika Mama ingin tahu bagaimana melindungi privasi online di Facebook bisa dibaca di sini. [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *