Memilih Sekolah untuk Anak, Pertimbangkan Beberapa Hal Ini

Ilustrasi memilih sekolah untuk anak
Share

digitalMamaID – Memilih sekolah untuk anak bukanlah hal yang mudah. Orangtua harus benar-benar mempertimbangkan dengam cermat. Jangan sampai salah memilih sekolah, pasalnya sebagian besar waktu anak akan dihabiskan di lingkungan sekolah.

Memilih sekolah untuk anak jadi PR besar bagi orangtua. Namun, Mama tidak usah hawatir lagi, berikut beberapa tips dalam memilih sekolah untuk anak yang dirangkum digitalMamaId. Dilansir dari Klik Psikolog dan laman Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan RI, berikut beberapa tips dalam memilih sekolah untuk anak :

1. Perhatikan perkembangan, kebutuhan psikis dan fisik anak

Seperti yang diketahui, perkembangan tiap anak berbeda-beda. Penting untuk orangtua mengenali karakter anak dan apa yang menjadi kebutuhan mendasar anak pada masa tumbuh kembangnya.

Misalnya, jika anak usia 6 tahun yang hendak masuk SD belum mampu untuk mengelompokkan benda sesuai warna atau belum bisa berbicara dengan kalimat yang padu, maka orangtua perlu untuk berkonsultasi dengan ahli untuk mendiskusikan jenis pendidikan yang sesuai untuk anak.

Karena, jika dipaksakan belajar di sekolah umum, dikhawatirkan apa yang diajarkan tidak dapat diterima oleh kemampuan kognisi anak sehingga potensi yang dimiliki anakpun tidak akan maksimal.

Orangtua juga perlu tau bahwa saat ini ada berbagai macam pendekatan yang digunakan di sekolah seperti pendidikan berbasis montessori, agama dan sebagainya. Sehingga orangtua dapat mengerti pendekatan mana yang dibutuhkan oleh anak.Setiap anak memiliki kebutuhan dan minat yang unik.

Perhatikan minat dan bakat anak serta kebutuhan pendidikannya. Apakah anak tertarik pada seni, olahraga, sains, atau bidang akademik tertentu? Cari sekolah yang memiliki program atau kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat anak .

Hal ini termasuk salah satu yang penting untuk dipertimbangkan karena tak hanya intrakurikuler, kegiatan ekstrakurikulerpun memberikan stimulus penting bagi perkembangan kecerdasan anak, terutama di masa pendidikan dasar.

2. Kurikulum sekolah dan tenaga pendidik

Lihatlah kurikulum yang digunakan oleh sekolah seperti tujuan pembelajaran, metode pembelajaran dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari anak, apakah sesuai dengan pendidikan dalam keluarga dan kebutuhan anak? Selain itu, lihat pula kualitas tenaga pendidiknya proses belajar mengajar berawal dari kualitas pembelajaran yang dilakukan antara guru dan murid di dalam kelas.

Jika guru memiliki pendekatan mengajar yang baik dan efektif maka kegiatan belajar akan berjalan dengan menyenangkan.Perhatikan kurikulum yang diterapkan di sekolah tersebut. Apakah metode pembelajarannya sesuai dengan gaya belajar anak? Beberapa sekolah mungkin mengutamakan pendekatan kreatif dan praktis, sementara yang lain lebih fokus pada pendekatan akademik tradisional. Pilihlah sekolah yang sesuai dengan gaya belajar anak Mama.

Kualitas pengajaran sangat penting dalam menentukan pengalaman belajar anak. Cari tahu tentang kualifikasi guru-guru di sekolah tersebut, pengalaman mengajar mereka, dan bagaimana mereka berinteraksi dengan siswa. Mama dapat mencari informasi ini melalui kunjungan ke sekolah, bertemu dengan guru, atau melalui referensi dari orang tua lain yang memiliki pengalaman dengan sekolah tersebut.

3. Fasilitas dan lingkungan sekolah

Sekolah yang baik pasti memiliki berbagai fasilitas yang dapat digunakan anak untuk belajar. Namun orang tua perlu cermat, apakah sekolah memiliki program yang baik dan konsisten atas penggunaan fasilitas tersebut? Kemudian apakah fasilitas yang tersedia di sekolah mampu mendukung kegiatan belajar anak menjadi sesuatu yang mudah diterima dan menyenangkan? Misalnya, sekolah memiliki perpustakaan lengkap yang besar namun murid-murid tidak diajarkan oleh tentang pentingnya membaca, maka hal ini akan menjadi sia-sia.

Lingkungan sekolah juga memainkan peran penting dalam perkembangan anak. Amati apakah sekolah tersebut memberikan suasana yang aman, ramah, dan inklusif bagi siswa. Selain itu, perhatikan juga fasilitas yang tersedia, seperti perpustakaan, laboratorium, area olahraga, dan ruang seni. Fasilitas yang baik dapat meningkatkan pengalaman belajar anak.

4. Evaluasi kualitas akademik dan prestasi sekolah

Meskipun biaya sekolah bukan indikator langsung dari kualitas pendidikan, penting untuk mengevaluasi prestasi akademik sekolah. Tinjau data prestasi sekolah, seperti hasil tes nasional atau prestasi dalam olimpiade sains atau matematika. Informasi ini dapat membantu Anda memperoleh gambaran tentang kualitas pendidikan yang diberikan oleh sekolah.

5. Jarak dari rumah ke sekolah

Lokasi sekolah harus dipertimbangkan terlebih untuk anak dengan usia TK dan SD. Lokasi sekolah yang terlalu jauh akan membuat anak cepat lelah dan tidak semangat belajar. Belum lagi ditambah sulitnya transportasi dan kondisi lalu lintas yang macet. Akhirnya, produktivitas anak untuk belajar akan menurun.

Oleh karena itu pilihlah sekolah yang lokasinya straregis, mudah dijangkau kendaraan namun tetap sesuai dengan visi misi orangtua dan tentunya kebutuhan anak.

6. Kemampuan finansial orangtua

Saat memilih sekolah pastikan orangtua memiliki dana yang cukup untuk membayar segala kebutuhan sekolah sampai anak lulus. Jangan sampai saat ditengah-tengah pendidikan anak harus pindah sekolah karena ketidaksanggupan orangtua untuk membayar sekolah lagi.

Hal ini dapat merugikan anak jika kurikulum antara sekolah yang lama dan yang baru berbeda. Meskipun sekolah yang mahal mungkin menawarkan fasilitas dan program yang lebih lengkap, jangan langsung mengabaikan sekolah dan mencari opsi lain dengan biaya yang lebih terjangkau.

Cari tahu apakah ada beasiswa atau bantuan keuangan yang tersedia di sekolah-sekolah yang Mama pertimbangkan. Beberapa sekolah mungkin menawarkan opsi pembayaran yang fleksibel. Jangan ragu untuk bertanya dan mencari informasi lebih lanjut.

7. Libatkan anak saat memilih sekolah

Tidak ada salahnya juga mengajak anak untuk datang langsung ke sekolah-sekolah yang sudah ada di daftar pilihan. Disini anak akan melihat sendiri bagaimana tampak gedung sekolah, fasilitas sekolah dan suasana kelasnya. Selain melihat sarana dan prasarana anak juga dapat diperkenalkan kepada calon guru dan staf-staf sekolah agar lebih mudah untuk beradaptasi. [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bingung cari konten yang aman untuk anak?
 
Dapatkan rekomendasi menarik dan berikan pendapatmu di Screen Score!
Ilustrasi melatih anak bicara/Bukbis Ismet Candra Bey/digitalMamaID