Aplikasi Surplus, Selamatkan Makanan Semudah Order Ojek Online

Aplikasi Surplus
Share

digitalMamaID – Ternyata sampah makanan yang masyarakat hasilkan setiap tahunnya mencapai puluhan juta ton, loh! Banyak banget ya, Mama! Eits, ada aplikasi Surplus yang bisa jadi solusi, nih! Aplikasi apa sih itu?

Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), pada 2021 jumlah makanan yang terbuang di Indonesia per tahunnya mencapai 23 juta ton-48 juta ton. Jika dirupiahkan, nilai ekonomis sampah makanan ini bisa mencapai Rp 200 triliun hingga Rp 500 triliun per tahun.

“Apabila dimaksimalkan, tidak terbuang, masih bisa dikonsumsi oleh penduduk Indonesia, bisa memberi makan 28 juta penduduk miskin,” kata Community Manager Komunitas Surplus Alya Fatina Diandari dalam webinar bertajuk “Teknologi sebagai Garda Pencegahan Limbah Pangan Berkelanjutan” yang digelar Center for Digital Society Universitas Gajah Mada pada 22 September 2022.

Alya mengatakan, sampah makanan bisa berasal dari rumah tangga maupun dari pelaku bisnis makanan dan minuman atau biasa dikenal dengan F&B (food and baverage) Mereka menitikberatkan pada kesegaran dan kualitas makanan atau minuman yang dijual, sehingga tak jarang pelaku bisnis F&B membuang makanan atau minuman yang sebenarnya masih bisa dimanfaatkan.

Bahaya sampah sisa makanan

Praktik ini sangat disayangkan. Mengingat, pada 2016, Indonesia menyandang predikat penyumbang limbah makanan terbesar kedua di dunia. “Kita harus tahu persoalan ini dan mulai aware, kita harus bertindak,” kata Alya.

Ia mengatakan, sampah makanan bisa mempengaruhi lingkungan. Apalagi, jika pengolahannya tidak benar, atau hanya berakhir di tempat pembuangan akhir yang dicampur dengan sampah anorganik.

Sampah-sampah ini nantinya bisa menghasilkan gas rumah kaca apabila tidak dikelola dengan baik. “Gas rumah kaca itu terdiri dari metana dan karbon dioksida,” kata Alya.

Metana inilah yang kemudian sering menimbulkan permasalahan lingkungan. Sebab, gas ini mudah terbakar dan rawan menimbulkan kebakaran di TPA. Selain itu, gas rumah kaca dapat mengakibatkan perubahan iklim dan cuaca yang tidak menentu.

Aplikasi Surplus

Aplikasi Surplus
Aplikasi Surplus

Berangkat dari persoalan sampah inilah, aplikasi Surplus hadir. Surplus merupakan aplikasi penghubung antara penjual yang memiliki stok makanan berlebih dengan pembeli.

Makanan yang “nyaris” terbuang sia-sia bisa diselamatkan dengan mempertemukan penjual dan pembelinya melalui Surplus.

Caranya juga mudah loh, semudah Mama memesan makanan melalui aplikasi ojek online.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by digitalMamaID (@digitalmamaid)

Bukan cuma itu, harga makanan yang ditawarkan via aplikasi Surplus pun tergolong miring. Biasanya, makanan atau minuman yang dijual via Surplus ini diskon 50 persen dari harga normalnya.

Daripada dibuang sia-sia, lebih baik makanan/minuman yang merupakan lebihan stok ini diobral ya, kan? Selain menguntungkan masyakarat karena dapat membeli lebih murah, kita sekaligus bisa berperan mengurangi sampah makanan. Cobain, yuk, Mama! [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *