Fitur WhatsApp Communities Permudah Koneksi, Amankah?

Ilustrasi WhatsApp Community

digitalMamaID – WhatsApp makin serius nih menggarap fitur untuk mempermudah koneksi para pengguna yang tergabung dalam grup-grup itu, yaitu dengan menghadirkan fitur Communities atau Komunitas. Apa sih WhatsApp Community ini, Mama sudah tahu dan pernah mencobanya? Yuk, kita cari tahu!

WhatsApp terbukti menjadi salah satu aplikasi favorit pengguna untuk berbalas chat via smartphone. Sejak awal kemunculannya tahun 2009, WhatsApp menjadi unggulan semua orang untuk berkomunikasi jarak jauh karena fiturnya yang beragam. Bukan hanya percakapan pribadi, WhatsApp juga digunakan sebagai media belajar, menunjang bisnis dan komunikasi menyangkut pekerjaan.

Terlebih lagi, masa pandemi mendorong semua kalangan untuk menemukan cara kreatif agar tetap bisa bekerja sama meski terpisahkan oleh jarak. Komunikasi via grup WhatsApp-lah yang menjadi wadah untuk menunjang hal tersebut.

Mengenal WhatsApp Communities

Komunitas merupakan fitur yang sudah dikenalkan bertahap oleh WhatsApp sejak April 2022 dan baru dirilis secara resmi November ini. Dalam siaran persnya, WhatsApp menyampaikan bahwa fitur Komunitas adalah sebuah pembaruan besar yang dapat menghubungkan dan menggabungkan beberapa grup dalam satu payung untuk mengelola percakapan. Simpelnya, Komunitas adalah fitur yang menggabungkan beberapa grup-grup sesuai tujuannya ke dalam satu komunitas yang lebih besar.

Dengan fitur itu, anggota komunitas dapat tetap terhubung dengan menjelajahi dan melakukan chat di grup yang penting bagi mereka. Anggota dapat menerima informasi terbaru yang dikirim ke seluruh anggota komunitas dan dengan mudah mengorganisasi grup diskusi lebih kecil berdasarkan kategori yang penting bagi mereka. Semacam ada grup di dalam grup gitu ya, Mama?

Misalnya dalam konteks sekolah, dengan fitur Komunitas akan mempermudah kepala sekolah membagikan informasi penting kepada semua orangtua murid dan membuat grup berdasarkan kelas atau ekstrakurikuler. Jadi, grup-grup dari kelas A-Z kemudian digabungkan ke dalam satu komunitas sekolah.

Dengan digabungkannya grup-grup ke dalam satu komunitas dengan tujuan atau struktur yang sesuai akan mempermudah admin untuk menyebarluaskan informasi secara cepat ke pengguna yang lebih banyak. Bisa dibilang fitur Komunitas ini bisa membantu percepatan pesan, efektifitas waktu serta mempermudah koneksi antar anggota grup yang memiliki kesamaan tujuan.

Dalam menunjang fitur Komunitas, WhatsApp juga tidak sembarangan mempermudah koneksi para pengguna dengan tanpa batas. Kemudahan yang disiapkan juga beriringan dengan sub fitur pendukung lain untuk tetap membuat nyaman dan aman para penggunanya. Apa saja sub fitur pendukung lain yang sudah dirilis oleh WhatsApp dan bisa langsung Mama coba? Kita simak yuk!

1. Berbagi file besar dan panggilan ke banyak pengguna

WhatsApp meningkatkan fitur berbagi filenya dengan memudahkan pengguna bisa mengirim file berukuran besar hingga 2GB. Dengan begitu dapat mempermudah anggota Komunitas berbagi informasi dan berkolaborasi dalam berbagai pekerjaan. Selain itu, WhatsApp juga menyediakan fitur panggilan video dengan jumlah peserta hingga 32 orang. Sehingga anggota Komunitas mendapatkan pengalaman komunikasi secara langsung dibandingkan obrolan chat. Kapasitas anggota grup pun kini ditambah menjadi maksimun 1024 pengguna.

2. Privasi nomor WhatsApp dan keamanan tetap terjaga

Pada dasarnya Komunitas bersifat pribadi, sehingga WhatsApp tetap melindungi pesan dan panggilan dengan enkripsi end-to-end. Hanya anggota dan admin saja yang bisa melihat pesan tersebut. Selain itu, nomor handphone pengguna juga disembunyikan dari seluruh anggota Komunitas. Hanya admin dan anggota grup yang sama yang dapat melihat nomor tersebut. Hal itu tentunya dapat mengurangi kemungkinan penarikan data nomor telepon (scrapping) oleh pengguna lain.

3. Kontrol admin

Agar Komunitas tetap aman bagi semua anggota, admin komunitas memiliki tanggung jawab untuk mengelola informasi komunitas. Mulai dari keleluasaan untuk mengirim pengumuman pesan ke seluruh anggota. Kemudian manajemen grup dengan membentuk grup baru atau mengeluarkan grup dari komunitas, manajemen anggota dengan melaporkan atau menghapus akun yang menganggu di Komunitas hingga kuasa untuk menonaktifkan Komunitas. Jika dalam percakapan grup terdapat kalimat yang kurang pantas pun, admin memiliki akses untuk menghapus sehingga bisa meminimalisir adanya kesalahpahaman dalam berkomunikasi. Untuk itu, admin Komunitas ini adalah pengguna yang  memiliki kontrol baik.

4. Bisa bikin polling

Nah, sambil merilis fitur Community, WhatsApp juga menyediakan fitur untuk mempermudah vote, yaitu Polling. Sebuah fitur jajak pendapat untuk mempermudah Mama mengambil keputusan atas beberapa pilihan yang disampaikan di grup. Misalnya, untuk menentukan beberapa pilihan tujuan tempat play date, menu makan untuk arisan keluarga, atau untuk keperluan yang lain. Sehingga tidak perlu lagi menghitung manual karena akan muncul angka dan dari hasil pilihan para anggota grup. Semua anggota grup juga dengan mudah melihat siapa saja yang sudah ikut polling dalam satu gelembung chat.

Menarik juga ya!

Cara menggunakan fitur WhatsApp Communities

Hadirnya fitur Komunitas ini, WhatsApp berharap dapat meningkatkan standar mengenai cara organisasi berkomunikasi dengan tingkat privasi dan keamanan yang tidak ditemukan di platform lain. Lalu, bagaimana caranya membuat Komunitas? Mama bisa ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Pastikan aplikasi WhatsApp Messenger sudah update ya
  2. Untuk memulainya buka chat WhatsApp dan geser ke kanan hingga muncul tab Komunitas
  3. Atau bisa juga dengan ketuk icon tiga orang di bagian atas sebelah kiri kolom chat untuk Android atau di bagian bawah untuk iOS hingga muncul tab Komunitas
  4. Kemudian klik “Mulai Komunitas Anda”
  5. Isi nama Komunitas dilanjut dengan menulis deskripsi Komunitas dilanjut upload foto
  6. Tambahkan grup-grup yang diinginkan ke dalamnya atau bisa juga membuat grup baru
  7. Komunitas bisa langsung digunakan.

Bagaimana Mama, tertarik mencoba membuat Komunitas untuk menjalin komunikasi yang lebih personal dengan anggota grup, memaksimalkannya promosi usaha, atau berkolaborasi untuk kepentingan pekerjaan? Silakan ditentukan dengan bijak dan sesuaikan kebutuhan.

Tapi sabar ya Mama, WhatsApp Communities ini baru tersedia untuk semua pengguna di tahun 2023 mendatang. Setelah Mamamin coba sendiri, fitur Komunitas memang sudah bisa digunakan oleh penguna WhatsApp Messenger atau WhatsApp biasa untuk percakapan pribadi. Sementara untuk pengguna WhastApp Business belum muncul tab Komunitas tersebut. Lalu, kalau di smartphone Mama bagaimana? [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *