digitalMamaID — Konten seorang influencer yang memperlihatkan dirinya meminum banyak vitamin dan suplemen sekaligus viral di media sosial. Video tersebut ramai dibagikan ulang di TikTok hingga X dan memicu perdebatan di kalangan warganet.
Dalam video yang beredar, influencer tersebut terlihat mengonsumsi sejumlah suplemen dalam satu waktu sebagai bagian dari rutinitas hariannya.
Konten itu kemudian menuai beragam respons, mulai dari rasa kagum hingga kekhawatiran soal dampaknya bagi kesehatan. Sebagian netizen mengaku terkejut melihat banyaknya suplemen yang dikonsumsi sekaligus. Tidak sedikit pula yang mempertanyakan apakah kebiasaan tersebut aman dilakukan setiap hari, terutama tanpa pengawasan tenaga kesehatan.
Apa kata tenaga kesehatan?
Setelah videonya ramai diperbincangkan, sejumlah tenaga kesehatan ikut memberikan tanggapan. Beberapa dokter dan apoteker mengingatkan bahwa konsumsi vitamin dan suplemen tidak bisa dilakukan sembarangan, terutama dalam jumlah banyak sekaligus.
Melansir dari Detik Health, Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Zullies Iskawati menjelaskan bahwa konsumsi suplemen sekaligus sangat bergantung pada jenis dan kandungan yang dikonsumsi. Ia mengingatkan bahwa vitamin dan mineral memiliki batas aman konsumsi sehingga penggunaan berlebihan berpotensi membebani organ tubuh seperti hati dan ginjal.
Menurutnya, suplemen seharusnya berfungsi sebagai pelengkap, bukan pengganti asupan gizi utama dari makanan sehari-hari.
Kementerian Kesehatan RI juga menjelaskan, suplemen tidak dapat menggantikan pola makan sehat. Dalam beberapa kondisi tertentu, seseorang memang dapat membutuhkan tambahan vitamin atau suplemen, tetapi penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.
Kemenkes mengingatkan bahwa konsumsi suplemen secara berlebihan atau tanpa aturan yang tepat dapat menimbulkan efek samping tertentu bagi kesehatan.
Sementara itu, Mayo Clinic menjelaskan, suplemen sebaiknya digunakan sesuai kebutuhan tubuh dan tidak selalu diperlukan oleh semua orang. Dalam beberapa kasus, konsumsi suplemen berlebihan justru dapat memicu efek samping atau berinteraksi dengan zat lain di dalam tubuh.
“Tubuh setiap orang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Tidak semua orang membutuhkan tambahan vitamin dalam jumlah besar,” tulis Mayo Clinic dalam penjelasannya mengenai penggunaan suplemen.
Lembaga kesehatan asal Amerika Serikat tersebut juga mengingatkan bahwa penggunaan beberapa suplemen sekaligus berpotensi menyebabkan kandungan zat tertentu menjadi tumpang tindih tanpa disadari.
Tren “Daily Vitamins” makin populer di media sosial
Fenomena konsumsi suplemen juga semakin sering muncul di media sosial melalui konten bertema self-care, wellness, hingga beauty routine. Tidak sedikit kreator membagikan daftar vitamin harian yang mereka konsumsi untuk menjaga kesehatan maupun penampilan.
Laporan Health.com menyebut tren konsumsi suplemen meningkat seiring populernya budaya wellness dan konten kesehatan di media sosial. Konten seperti “daily vitamins” atau “what I take everyday” dinilai mudah menarik perhatian audiens karena dianggap sebagai bagian dari gaya hidup sehat modern.
Sementara itu, penelitian berberjudul Analyzing Social Media Data to Understand Consumers Information Needs on Dietary Supplements menemukan, banyak pengguna internet mencari informasi terkait vitamin dan suplemen melalui media sosial maupun platform online lainnya.
Berdasarkan hasil Survei Profil Internet Indonesia 2026, konten kesehatan dan gaya hidup menjadi salah satu jenis informasi yang paling banyak diakses warganet Indonesia, terutama melalui video pendek di media sosial.
Penelitian lain mengenai endorsement di media sosial juga menunjukkan, audiens sering kesulitan membedakan antara konten edukasi kesehatan dan promosi produk, terutama ketika dibawakan oleh influencer yang dipercaya pengikutnya.
Apa risiko minum banyak vitamin sekaligus?
Para ahli mengingatkan, tidak semua vitamin aman dikonsumsi dalam jumlah tinggi. Beberapa jenis vitamin dapat menimbulkan efek samping jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang.
Mayo Clinic menjelaskan, kelebihan vitamin D, misalnya, dapat menyebabkan penumpukan kalsium dalam darah yang berdampak pada gangguan ginjal dan masalah kesehatan lainnya. Sementara konsumsi vitamin tertentu secara berlebihan juga dapat memicu gangguan saraf maupun efek samping lain pada tubuh.
Selain itu, konsumsi banyak suplemen sekaligus juga belum tentu membuat tubuh menyerap nutrisi lebih optimal. Tubuh tetap memiliki batas kemampuan dalam menyerap zat tertentu.
World Health Organization (WHO) juga menekankan bahwa kebutuhan nutrisi idealnya dipenuhi melalui pola makan sehat dan beragam, sementara suplemen hanya berfungsi sebagai pelengkap pada kondisi tertentu.
Tips aman konsumsi suplemen
Agar lebih aman, masyarakat disarankan tidak asal mengikuti tren konsumsi vitamin di media sosial. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-
- Konsumsi suplemen sesuai kebutuhan
- Periksa kandungan yang tumpang tindih
- Hindari penggunaan berlebihan
- Konsultasikan dengan tenaga kesehatan bila rutin mengonsumsi banyak suplemen
- Utamakan asupan nutrisi dari makanan sehari-hari
Di tengah maraknya konten kesehatan viral, literasi digital dan pemahaman dasar soal kesehatan menjadi hal penting agar masyarakat tidak mudah mengikuti tren tanpa memahami risikonya. [*]






