digitalMamaID – Lebaran sebentar lagi. Apakah Mama sudah merencanakan mudik? Mudik lebaran identik dengan perjalanan panjang, macet, dan melelahkan. Itu sebabnya mudik butuh perencanaan yang matang. Di tahun 2026, pengalaman mudik makin menarik karena mulai banyak keluarga yang mencoba mobil listrik.
Di Indonesia, pertumbuhan kendaraan listrik semakin meningkat. PT PLN (Persero) mencatat jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terus bertambah dari tahun ke tahun. Sepanjang 2025 saja, terdapat 4.655 SPKLU di 3.007 titik lokasi di berbagai wilayah di Indonesia. Jumlah ini naik sekitar 44% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 3.223 unit. Peningkatan ini sekaligus menunjukkan komitmen infrastruktur electric vehicle (EV) semakin kuat menjelang puncak musim mudik.
Meskipun infrastrukturnya bertumbuh, mudik menggunakan kendaraan listrik tetap memerlukan strategi tersendiri. Perjalanan dengan mobil listrik tidak bisa disamakan dengan perjalanan yang menggunakan kendaraan yang menggunakan BBM, di mana kita bisa berhenti kapan pun untuk mengisi bahan bakar. Bepergian dengan mobil listrik perlu perencanaan lokasi mengisi daya yang lebih detail.
Oleh karena itu, agar mudik lebaran keluarga tetap aman, nyaman, dan minim risiko, berikut tips penting yang bisa Mama lakukan:
1. Cek kondisi mobil dan baterai sebelum berangkat
Sebelum berangkat mudik lebaran, lakukan pengecekan untuk memastikan mobil listrik dalam kondisi optimal. Pastikan:
- kapasitas baterai terisi penuh
- tidak ada peringatan error
- sistem pendingin dan AC bekerja baik
- kabel charger dan adaptor siap digunakan
Baterai adalah “jantung” EV. Oleh karena itu, kondisi baterai harus benar-benar siap menghadapi perjalanan panjang agar tidak membuat keluarga panik di jalan. Kalau memungkinkan, lakukan pengecekan kendaraan di bengkel resmi sebelum mudik, terutama jika mobil listrik sudah sering dipakai harian. Mudik adalah perjalanan dengan intensitas tinggi, sehingga lebih aman jika kendaraan benar-benar prima.
2. Gunakan fitur Trip Planner di aplikasi PLN Mobile
Terdapat perbedaan pola pikir saat menggunakan EV karena pengisian daya baterai tidak bisa dilakukan di mana saja, namun mesti di SPKLU dengan jumlah terbatas. Salah satu fitur penting untuk membantu pengguna EV yang wajib dimanfaatkan keluarga adalah Trip Planner di aplikasi PLN Mobile.
“Misalnya dari Bandung ke Pangandaran. Nanti ada beberapa alternatif jalan yang akan dilalui. Di mana di masing-masing jalan itu akan tersedia titik-titik SPKLU kami,” ujar Donna Sinatra, Manager PLN UPJ Bandung pada Konferensi Media Lokal & New Media Jawa Barat 2026 yang diselenggarakan oleh Suara.com di Harris Hotel & Conventions Ciumbuleuit, Bandung, 11 Februari 2026.
Ia juga menjelaskan bahwa fitur Trip Planner membantu merencanakan rute termasuk titik SPKLU di sepanjang jalur mudik, sekaligus memperlihatkan apakah lokasi tersebut tersedia atau sedang penuh. Sehingga pengguna EV bisa mengukur daya baterai kendaraannya sambil mencari SPKLU yang dibutuhkan.
Untuk keluarga, fitur ini sangat membantu karena Mama dan Papa bisa menyusun “rencana perjalanan” sekaligus menentukan kapan harus berhenti istirahat. Anak-anak pun tidak perlu terlalu lama menunggu di rest area karena orangtua sudah tahu titik charging yang dipilih.
3. Isi daya sebelum baterai terlalu rendah
Satu kesalahan umum pengguna mobil listrik adalah menunggu baterai terlalu menipis sebelum mencari SPKLU. Meskipun dalam buku pedoman EV menyebut baterai 100% dapat menempuh jarak tertentu, kondisi nyata di jalan sering kali berbeda.
“Misalnya baterai EV kita dengan kapasitas 100% dapat menempuh jarak 300 km. Lalu, kita akan menempuh perjalanan 200 km, pasti akan tersisa. Masalahnya, kita tidak tahu di tengah perjalanan kualitas dari baterai tersebut sejauh mana, belum tentu benar-benar bisa sampai 300 gitu km,” terang Donna mengilustrasikan.
Karena itu, usahakan mengisi daya saat baterai sekitar 30–40%, sehingga ada buffer aman jika ada hal tak terduga. Misalnya, jalur macet panjang, cuaca buruk, banyak tanjakan, atau keluarga harus memutar karena kondisi jalan.
4. Pilih titik charging yang tepat agar isi daya lebih cepat
Terdapat dua jenis cara pengisian baterai EV, yakni AC (alternating current) dan DC (direct current). Cara pengisian AC menggunakan arus bolak-balik dengan daya lebih lambat (7–22 kW) yang dipakai di EV jenis lama, sedangkan cara pengisian DC menggunakan arus searah dengan daya yang lebih besar (50–150 kW+) dan lebih cepat untuk EV keluaran terbaru.
“Mayoritas SPKLU terutama SPKLU Center 80% pakai AC, sisanya ada yang fast charging, dan ultra-fast charging (DC-red). Ini akan bertumbuh sejalannya waktu, sehingga tersedia dua jenis,” jelas Donna.
Inilah mengapa, saat mudik, pemilihan titik charging sangat penting. Jika Mama salah memilih SPKLU dengan daya kecil, waktu charging bisa jauh lebih lama. Sementara keluarga biasanya ingin perjalanan tetap efisien, terutama jika membawa anak kecil yang mudah bosan.
Untuk membantu pengguna EV agar mengetahui tipe pengisian baterai di setiap SPKLU, cek jenis pengisian daya di Charge.In lewat aplikasi PLN Mobile, agar waktu istirahat tidak terlalu lama dan keluarga bisa tetap nyaman.
5. Siapkan layanan darurat: Hotline SPKLU Mobile
PLN juga menyiapkan layanan khusus SPKLU Mobile bagi pengguna EV yang mogok karena kehabisan daya di jalan. Layanan ini bisa dihubungi di 0877771112123.
“Saat libur Natal dan tahun baru kemarin, SPKLU Mobile ini sudah membantu beberapa pemudik yang lupa charge baterai kendaraannya. Saat perjalanan jauh di tol, ternyata baterainya habis dan harus minggir. Nah, di situ kita bantu pengecekan,” ujar Donny.
Selain adanya SPKLU Mobile untuk keadaan darurat, terdapat juga posko mudik untuk kendaraan listrik.
“Saat musim mudik, di setiap rest area itu sudah pasti ada posko mudik. Jadi sepanjang 27 lokasi rest area ada posko mudik PLN yang akan membantu kendaraan listrik yang membutuhkan bantuan,” lanjutnya. Selain di rest area, posko mudik PLN akan tersedia juga di seluruh unit PLN di Jawa Barat.
Selamat mudik, Mama. Semoga perjalanan lancar, aman, dan penuh momen hangat bersama keluarga. [*]






