digitalMamaID — Scroll YouTube saat Ramadan? Bisa tetap bermakna, kok! Lewat tontonan yang tepat, waktu luang Mama dan Papa bisa berubah jadi momen belajar yang ringan tapi berkesan. Mulai dari kajian singkat, tadabbur surat, mengenal nama Allah, hingga refleksi kehidupan, channel-channel ini bisa jadi teman terbaik selama bulan Ramadan.
Berikut 5 channel YouTube rekomendasi digitalMamaID:
1. Ust. Nouman Ali Khan – Bayyinah Institute
Bagi Mama yang ingin mendalami Al-Quran melalui tafsir dan tadabbur surah, channel Nouman Ali Khan – Bayyinah Institute adalah tempatnya. Selama Ramadan 2026, Bayyinah Institute melalui kanal YouTube-nya menghadirkan program spesial bertajuk “Surah Ar-Rahman: A Deeper Look“. Program ini merupakan seri kajian analisis bahasa yang dipandu langsung oleh Ustaz Nouman Ali Khan.
Kajian ini mengajak Mama untuk merenungkan makna ayat-ayat Surah Ar-Rahman dengan pendekatan yang mendalam, yaitu fokus pada analisis bahasa Al-Quran namun tetap disampaikan dengan cara yang mudah dicerna dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Series ini juga dilengkapi workbook yang bisa diunduh gratis untuk menguji pemahaman tentang materi yang disajikan dengan mencatat poin-poin setiap episode.
2. Imam Omar Suleiman – Yaqeen Institute
Series reflektif islami Yaqeen Institute bersama Dr. Omar Sulaeman pada Ramadan kali ini mengangkat tema “The Name I Need“. Program yang akan menemani Mama untuk merenungkan Asmaul Husna (nama-nama Allah) dari perspektif yang sangat personal dan relevan dengan kondisi spiritual manusia modern.
Berangkat dari pendekatan riset yang kuat disampaikan dengan sederhana. Series ini dapat membantu Mama mengenal Allah lebih dekat. Setiap episodenya membahas satu nama Allah yang menjadi jawaban atas kondisi spiritual tertentu, misalnya saat merasa lemah, membutuhkan perlindingan atau mencari kasih sayang.
Pendekatannya aplikatif dan sarat konteks kekinian tanpa kehilangan kedalaman ilmu. Gaya penyampaian khas Dr. Omar Suleiman yang lembut, reflektif, seperti teman curhat membuat materi yang disajikan mudah dicerna dan kena secara emosional.
3. Dr. Haifa Younis – Jannah Institute
Program Ramadan 2026 dari Jannah Institute yang dibawakan oleh Dr. Haifa Younis hadir dengan pendekatan yang reflektif dan cukup berbeda. Mengusung tema “Women of the Qur’an – The Unnamed”, series ini mengajak Mama menelusuri kisah perempuan-perempuan tangguh dalam Al-Qur’an, khususnya mereka yang tidak disebutkan namanya tetapi memiliki peran besar dalam perjalanan iman dan sejarah.
Melalui format video berdurasi singkat hingga menengah, setiap episode membedah satu kisah atau satu pelajaran dengan pendekatan storytelling yang kuat dan menyentuh. Tidak hanya membahas tafsir secara tekstual, series ini menekankan sisi emosional, pilihan hidup, serta pergulatan batin para tokohnya, sehingga otomatis kita diajak untuk merenung dan mengaitkannya dengan kondisi diri sendiri.
Gaya penyampaian Dr. Haifa yang tenang dan penuh empati membuat materi terasa seperti ajakan untuk bercermin, bukan sekadar ceramah satu arah. Series ini juga dilengkapi dengan berbagai resource Ramadan seperti planner, pengingat harian, dan materi pendukung yang membantu membangun rutinitas ibadah yang lebih terarah.
4. Unspoken Session bersama Ust Muhammad Nurul Dzikri
Series Unspoken Sessions adalah salah satu podcast religi yang cukup menarik di Ramadan 2026. Menghadirkan Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri sebagai narasumber utama, program ini mengangkat tema tentang “hal-hal yang sering dirasakan tapi sulit diungkapkan”, mulai dari kegelisahan iman, overthinking, rasa jauh dari Allah, hingga permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap episode biasanya berangkat dari satu keresahan spesifik, misalnya bagaimana mulai dekat dengan Allah atau kondisi iman yang naik turun. Kemudian pembahasan berkembang menjadi penjelasan yang menggabungkan dalil, contoh kehidupan nyata, serta penguatan akidah, akhlak, dan praktik ibadah. Tiga aspek utama tersebut yang memang menjadi ciri dakwah Ustadz Nuzul Dzikri di berbagai platform digitalnya. Format tanya jawab yang mengalir membuat kajian ini terasa seperti percakapan bukan ceramah satu arah. Cocok untuk yang ingin belajar agama tanpa merasa digurui.
5. Panji Pragiwaksono – PutBal (Putar Balik)
PutBal (Putar Balik) dari Panji Pragiwaksono dan Felix Siauw adalah kajian dialog yang mempertemukan dua gaya penyampaian berbeda. Panji hadir dengan cara berpikir kritis, suka membedah hal-hal sederhana dari sudut yang tidak biasa. Sementara Felix menyampaikan dengan pendekatan yang lebih terarah, mengaitkan pembahasan pada nilai-nilai Islam.
Gaya Panji yang reflektif dan penuh analogi membuat obrolan terasa dekat dengan realita sehari-hari, disambung oleh Ustaz Felix membantu menarik benang merah agar tetap punya pijakan makna. Percakapan yang santai itu kemudian memunculkan pertanyaan-pertanyaan sederhana, tentang hidup, rasa cukup, tujuan, hingga hubungan dengan Tuhan dengan pendekatan yang mudah dipahami.
Di bulan Ramadan, PutBal terasa relevan karena tidak hanya memberi insight, tapi juga melatih cara berpikir. Mama diajak pelan-pelan memahami bahwa dari hal yang sederhana pun, ada makna besar yang bisa menguatkan cara kita menjalani hidup.
Semoga beberapa rekomendasi series ini bisa menemani Mama dan Papa menjalani Ramadan tahun ini lebih reflektif. Bukan hanya menambah wawasan tentang Islam, tetapi bisa menjadi pintu obrolan hangat di rumah untuk menghadirkan Ramadan yang lebih hidup dan penuh makna. [*]






