5 Aktivitas Ayah dan Anak Hemat Biaya tapi Bikin Hari Ayah Makin Bermakna

FERLISTOCKPHOTO/Getty Image Ilustrasi ayah dan anak.
Share

digitalMamaID — Di tengah kesibukan orang tua, khususnya sosok ayah yang sering kali terfokus pada tanggung jawab mencari nafkah. Banyak anak yang tumbuh tanpa cukup kedekatan emosional dengan figur ayah. Ayah dan anak tidak punya banyak waktu bersama-sama. Padahal, kehadiran ayah sangat penting dalam pembentukan karakter anak, dari rasa aman, kepercayaan diri, hingga kemampuan sosial.

Fenomena fatherless, yaitu anak yang tumbuh tanpa peran ayah secara emosional maupun fisik, bukan sekadar isu statistik. Ini nyata dan berdampak jangka panjang. Nah, momen seperti Hari Ayah bisa jadi pengingat sekaligus kesempatan untuk mempererat kembali hubungan ayah dan anak.

Nggak perlu mahal, yang penting ayah hadir secara utuh. Simak lima ide aktivitas sederhana tapi penuh makna yang bisa Mama diskusikan bersama pasangan agar Hari Ayah kali ini jadi lebih istimewa!

1. Berkebun bareng

ODUA IMAGESAyah dan anak berkebung.
ODUA IMAGES
Ayah dan anak berkebung.

Kalau selama ini halaman rumah cuma jadi tempat parkir atau jemur baju, yuk coba ubah jadi lahan kecil untuk berkebun bersama ayah dan si kecil. Aktivitas ini bukan cuma seru, tapi juga sarat nilai.

Dari menanam, anak belajar segala sesuatu butuh kesabaran dan proses. Tidak semua yang ditanam langsung berbuah, begitu juga dalam hidup. Selain itu, merawat tanaman bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab. Dan kalau sudah panen? Wah, nikmatnya makan hasil sendiri bareng ayah pasti jadi momen yang membekas!

2. DIY mainan dari barang bekas

NATALIA BODROVA/GETTY IMAGESIlustrasi mainan do it yourself (DIY) dari bahan bekas.
NATALIA BODROVA/GETTY IMAGES
Ilustrasi mainan do it yourself (DIY) dari bahan bekas.

Punya kardus bekas, botol plastik, atau kertas warna-warni? Ajak si kecil bikin mainan sendiri bareng ayah! Aktivitas Do It Yourself (DIY) seperti ini bisa jadi ruang seru untuk berimajinasi.

Anak bisa bebas memilih bentuk, warna, dan fungsinya. Sambil asyik berkreasi, mereka belajar tentang inovasi, kerja sama, dan nilai dari barang bekas. Apalagi jika dilakukan bareng ayah, quality time yang tercipta akan membangun kedekatan emosional yang nggak bisa dibeli.

3. Olahraga ringan bareng

ODUA IMAGESBersepeda bersama ayah.
ODUA IMAGES
Bersepeda bersama ayah.

Bentuk bonding ayah dan anak nggak harus rumit. Cukup ajak si kecil olahraga bareng! Cukup dengan lari pagi di taman, bersepeda keliling komplek, atau main bola di halaman rumah.

Lewat aktivitas ini, anak belajar pentingnya gaya hidup sehat dan semangat berkompetisi yang positif. Tertawa bareng saat lelah, saling menyemangati, atau belajar menerima kekalahan. Semua itu mempererat ikatan batin yang sehat dan hangat.

4. Jalan-jalan naik transportasi umum

ODUA IMAGESJalan-jalan dengan transportasi umum.
ODUA IMAGES
Jalan-jalan dengan transportasi umum.

Si kecil mungkin terbiasa bepergian naik kendaraan pribadi. Sesekali, yuk ajak naik transportasi umum seperti bus, kereta, atau angkot bareng ayah.

Dari beli tiket, antre, hingga memberikan tempat duduk untuk lansia, anak bisa belajar sopan santun, empati, dan etika di ruang publik. Ayah bisa sekaligus mengenalkan berbagai jenis pekerjaan yang mereka temui sepanjang perjalanan. Petualangan kecil ini bisa jadi pembelajaran besar yang penuh makna.

5. Potong rambut bareng

GEORGE RUDY/GETTY IMAGESPotong rambut bersama.
GEORGE RUDY/GETTY IMAGES
Potong rambut bersama.

Potong rambut mungkin terdengar biasa. Tapi kalau dilakukan bareng ayah? Bisa jadi pengalaman istimewa!

Coba pilih salon langganan dan biarkan ayah serta anak memilih gaya rambut mereka. Gaya rambut kembaran seru juga, loh! Di sela-sela waktu menunggu, mereka bisa ngobrol, bercanda, atau main tebak-tebakan. Aktivitas sederhana ini bisa memperkuat bonding dan rasa nyaman anak terhadap ayah.

Rayakan ayah, rawat bonding sejak dini

Lima aktivitas di atas bukan cuma tentang keseruan, tapi juga tentang menanamkan kehadiran ayah dalam memori dan hati anak. Hubungan yang hangat antara ayah dan anak tidak terbentuk dalam semalam. Ia butuh kehadiran, keterlibatan, dan kedekatan yang konsisten.

Sementara ayah dan si kecil menikmati momen berdua, Mama bisa menyiapkan kejutan kecil seperti kue favorit atau kartu ucapan buatan tangan. Percayalah, hal-hal sederhana seperti ini yang akan diingat anak hingga mereka dewasa nanti.

Sejatinya, ayah yang hadir sepenuh hati adalah hadiah terbaik untuk anak-anaknya. Mau coba yang mana dulu, Mama? [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

ORDER MERCHANDISE

Bingung cari konten yang aman untuk anak?
 
Dapatkan rekomendasi menarik dan berikan pendapatmu di Screen Score!
Ilustrasi melatih anak bicara/Bukbis Ismet Candra Bey/digitalMamaID