Ketika anak sulung saya sedang asyik bermain bersama adiknya di rumah, saya mengambil foto mereka berdua dan berencana mengunggah foto kebersamaan mereka di Instagram. Melihat saya sibuk menggunakan handphone, anak saya bertanya apa yang sedang saya lakukan. Karena anak saya belum mengenai media sosial, saya jelaskan foto ini akan disimpan di internet dan bisa dilihat oleh teman-teman saya. Di luar dugaan ternyata anak saya keberatan, “Jangan dikirim ya Ma fotonya” katanya. Read More →

Rasanya semakin sering saja Mama membaca berita mengenai predator online yang menyasar anak. Menutup akses anak ke dunia internet tentu bukan solusinya, apalagi ketika anak Mama sudah berusia remaja, dimana mereka akan mudah sekali mendapatkan akses internet di luar kendali Mama. Mama justru harus menyiapkan anak-anak dan keluarga agar dapat melindungi diri dari predator online ketika beraktivitas di dunia MayaRead More →

Technology has taken our daily lives. Dari mulai mencari resep untuk makan malam, mencoba gerakan yoga terbaru di youtube channel, mencari ide untuk aktivitas art bersama anak, belajar ilmu terbaru terkait pekerjaan, atau sekedar mengobrol bersama teman lama. Tanpa disadari banyak waktu yang kita habiskan di depan layar perangkat genggam kita, baik itu untuk aktivitas penting dan bermakna, atau  untuk aktivitas yang hanya menghabiskan waktu saja. Simak tips berikut untuk mengurangi penggunaan perangkat genggam dalam keseharian MamaRead More →

Tidak dapat dipungkiri bahwa Mama dapat menemukan berbagai video yang bermanfaat untuk anak-anak di YouTube, tapi di sisi lain anak-anak juga dapat dengan mudahnya menemukan video yang tidak pantas.
Lalu bagaimana agar Mama dapat meminimalisir kemungkinan anak-anak terpapar video yang tidak sesuai ketika menggunakan YouTube? Read More →