situs pemeriksa fakta

Situs Pemeriksa Fakta, Bantu Kenali Hoax

Derasnya arus informasi di era digital seringkali menyebabkan bercampurbaurnya fakta dengan berita palsu, opini, dan berbagai jenis gangguan informasi yang berpotensi menyesatkan pembacanya. Sebagai seorang ibu di era digital, kita perlu belajar untuk menjadi konsumen media yang cerdas dan aktif. Bukan waktunya lagi kita duduk pasif menerima informasi dan mempercayainya begitu saja, tanpa memeriksa terlebih dahulu kebenarannya. Ketika menerima suatu informasi, hal pertama yang dapat Mama lakukan adalah melihat apakah ada orang lain yang telah memeriksa informasi tersebut sebelumnya. Jika sudah ada, Mama memang tidak harus menerima hasilnya begitu saja. Namun setidaknya, Mama tidak perlu menggali lagi dari awal. Salah satu sumber yang dapat Mama rujuk adalah situs pemeriksa fakta terpercaya yang memberikan klarifikasi terhadap berbagai informasi yang beredar di media.

Berbagai situs pemeriksa fakta kini telah tersedia baik di dalam maupun di luar negeri. Ada situs yang didirikan secara independen, namun beberapa justru merupakan inisiatif dari perusahaan media. Berikut kami tampilkan beberapa situs pemeriksa fakta berbahasa Indonesia (ID) dan Inggris (EN) sebagai rujukan untuk mengklarifikasi informasi yang Mama terima.

CekFakta.com (ID)

CekFakta.com merupakan hasil kolaborasi antara beberapa media siber di Indonesia yang tergabung dalam Aliansi Media Siber Indonesia (AMSI) dan Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) untuk melawan penyebaran hoax. Platform ini diluncurkan bulan Mei 2018 yang lalu, didukung penuh oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Internews, dan Google News Initiative.

Di situs CekFakta.com, informasi dilabeli sebagai benar atau salah, disertai dengan penjelasan tentang jenis konten mis-/disinformasi jika diketahui bahwa informasi tersebut salah. Disebutkan pula siapa pihak yang telah memeriksa informasi tersebut, beserta sumber referensi yang digunakan di akhir tulisan.

cekfakta
Salah satu hoax yang dibongkar di situs CekFakta.com

TurnBackHoax (ID)

Situs TurnBackHoax.ID yang telah hadir sejak tahun 2016 yang lalu ini dikelola oleh Masyarakat Anti Hoax Indonesia (Mafindo), dengan sumber konten yang berasal dari Forum Anti Fitnah Hasut dan Hoax (FAFHH). Pemeriksaan fakta di situs ini bersifat crowd-sourcing, baik dari segi pelaporan maupun verifikasi, dengan mediasi dari satu tim administrator yang juga berasal dari relawan.

turnbackhoax.id
TurnBackHoax.ID dijalankan secara crowdsourcing

Snopes (EN)

Snopes adalah sebuah situs pemeriksa fakta berbahasa Inggris dari USA yang didirikan oleh David Mikkelson pada tahun 1994. Berawal sebagai situs yang membahas tentang beragam legenda dan mitos, Snopes kini mencakup topik bahasan yang luas, mulai dari politik, sains, sejarah, agama, video viral, tahayul, hingga rumor tentang para artis Hollywood. Snopes merupakan sebuah platform independen yang dibiayai melalui iklan dan donasi.

snopes
Topik yang tercakup dalam Snopes cukup beragam, termasuk seputar dunia hiburan.

Fitur Pemeriksa Fakta di Media Online (ID)

Pemeriksa fakta di Indonesia tidak hanya didirikan oleh organisasi independen. Beberapa media online di Indonesia juga telah menginisiasi kolom khusus yang berisi klarifikasi tentang berbagai informasi yang beredar di masyarakat. Berikut beberapa di antaranya:

tempo.co
Tempo.co adalah salah satu media nasional yang memuat fitur pemeriksa fakta di websitenya

Situs Pemeriksa Fakta dengan Topik Khusus

Situs-situs yang disebutkan di atas sebagian besar merupakan situs pemeriksa fakta umum yang membahas berbagai topik yang beredar di media. Mama dapat menemukan pula situs-situs pemeriksa fakta yang mengkhususkan diri pada topik tertentu.

Politik

Politik merupakan wadah subur tempat menjamurnya berita tidak benar yang sengaja disebarkan untuk kepentingan pribadi maupun golongan. Ada banyak situs pemeriksa fakta yang berfokus di bidang politik dari seluruh dunia seperti Fact Check dan Politifact dari USA, atau FactsCan dari Kanada (EN).

Sains

Dunia sains juga tidak terlepas dari beraneka gangguan informasi, mulai dari pseudosains, penyangkalan (science denial), hingga pemutarbalikan fakta sains demi kepentingan politik dan ekonomi. Beberapa situs pemeriksa fakta hadir untuk meluruskan informasi tidak benar seputar sains yang beredar di masyarakat.

  • Climate Feedback (EN)- Situs ini merupakan hasil kerjasama ilmuwan di seluruh dunia yang memberikan rating dan klarifikasi terhadap pemberitaan seputar perubahan iklim di berbagai media.
  • SciCheck (EN)- Situs ini adalah bagian dari FactCheck.org yang mengkhususkan diri untuk mengklarifikasi klaim-klaim seputar sains yang disampaikan para politikus tanpa berdasarkan referensi ilmiah yang valid. Banyak di antara berita yang dibahas juga terkait dengan perubahan iklim.
  • HealthNewsReviews (EN)- Sebuah tim multidisiplin mengulas dan memberi rating pada pemberitaan di media seputar prosedur medis.
  • Fakta atau Hoax, Zwylab (ID) – Situs yang didirikan oleh anak-anak muda diaspora Indonesia ini memuat sejumlah artikel seputar kesehatan, makanan, dan gizi. Satu kolom dikhususkan untuk membahas berbagai rumor seperti daging yang dikatakan dapat menyebabkan kanker atau yodium yang bisa membuat orang menjadi pintar.
fakta-hoax-zywielab
Fakta atau hoax? Kolom di situs Zywielab.com ini membahas berbagai rumor di bidang kesehatan dan gizi.

Quote

Banyak kutipan beredar di internet yang diatributkan pada orang yang salah. Quote Investigator (EN) adalah sebuah situs yang menginvestigasi siapa tokoh yang pertama kali menyatakan sebuah kalimat yang sering dikutip di media.

dont-believe-everything-you-see-on-the-internet
Abraham Lincoln jelas hidup sebelum era internet

Bagaimana dengan Wikipedia?

wikipedia-earth
Salah satu artikel Wikipedia tentang bumi dalam bahasa Inggris yang memuat 241 sumber referensi (diakses 21/07/2018)

Berdiri sejak tahun 2001, Wikipedia merupakan sebuah ensiklopedia online berupa platform kolaboratif yang boleh disunting oleh siapa saja. Banyak kritik yang ditujukan pada Wikipedia mengenai akurasi, kualitas tulisan, dan bias dalam artikel-artikelnya, juga identitas anonim para kontributornya. Namun, Wikipedia saat ini masih menjadi salah satu sumber yang berguna sebagai titik awal untuk menggali informasi tentang suatu topik. Karena disunting oleh kontributor dari berbagai latar belakang, sebuah artikel Wikipedia seringkali merupakan konsensus yang dapat diterima oleh berbagai pihak yang berseberangan pandangan.

Namun, ada beberapa hal yang patut kita ingat ketika menggunakan Wikipedia sebagai sumber rujukan:

  • Tidak ada jaminan informasi yang ditampilkan selalu valid. Wikipedia menyatakan sendiri pada halaman disclaimer-nya, “Wikipedia makes no guarantee of validity“.
  • Selalu periksa sumber referensi asli yang digunakan. Sesuai aturan komunitas, fakta yang ditampilkan di Wikipedia harus disertai dengan rujukan yang terpercaya. Referensi di Wikipedia umumnya ditampilkan sebagai footnote di akhir artikel.
  • Hindari menggunakan Wikipedia sebagai sumber referensi, apalagi untuk artikel ilmiah. Lihat sumber referensi aslinya dari footnote dan gunakan sumber tersebut dalam artikel kita.
  • Wikipedia edisi bahasa Inggris saat ini lebih lengkap daripada edisi bahasa Indonesia, terutama untuk topik-topik global. Jika topik yang Mama cari belum tersedia atau belum lengkap artikelnya dalam bahasa Indonesia, coba lihat topik yang sama dalam edisi bahasa Inggrisnya.
  • Gunakan Wikipedia sebagai starting pointJika kita masih awam terhadap suatu topik, Wikipedia adalah salah satu sumber terbaik untuk berkenalan dengan topik tersebut. Gunakan artikel Wikipedia sebagai titik awal untuk penelusuran berikutnya melalui sumber-sumber referensi terpercaya yang dirujuk di dalamnya.

Tips Cara Cepat Memeriksa Fakta

Salah satu tips untuk mempermudah Mama menggunakan situs pemeriksa fakta untuk memeriksa suatu informasi adalah menggunakan sintaks khusus di mesin pencari untuk mencari hanya di situs tertentu saja.

Sebagai contoh, misalnya Mama ingin mengetahui kebenaran rumor mengenai pesawat yang terlihat di Google Maps seakan tenggelam di perairan Sumatera Barat. Jika menggunakan mesin pencari Google, Mama dapat menggunakan kata kunci sebagai berikut

pesawat tenggelam google maps site:turnbackhoax.id

Sintaks site: akan membuat Google hanya akan mencari dari situs yang disebutkan setelahnya,  dalam hal ini dari situs CekFakta.com.
google search site

Hasil pencarian pertama jika diklik akan membawa kita ke situs CekFakta.com, yang memuat klarifikasi dari Basarnas bahwa pesawat yang terlihat bukanlah pesawat yang jatuh dan tenggelam, melainkan pesawat yang sedang melintas dan terpotret di Google Maps.

cekfakta pesawat

 

Tetap Kritis pada Situs Pemeriksa Fakta

Walaupun situs pemeriksa fakta dapat kita gunakan sebagai rujukan, bukan berarti kita dapat mempercayai apa yang tertulis di sana 100%. Kita tetap perlu bersikap kritis ketika membaca situs pemeriksa fakta, sama halnya ketika membaca informasi lainnya. Kita perlu memahami siapa yang ada di baliknya, proses verifikasi seperti apa yang dilakukan, dari mana sumber dananya, dan juga referensi apa yang digunakannya.

Situs pemeriksa fakta yang baik akan menggunakan pemilihan kata yang netral, menyediakan link referensi yang terpercaya, dan sumber referensi yang tidak bias. Situs pemeriksa fakta pun tidak semuanya netral. Situs Washington Post Fact Checker misalnya, lebih sering memeriksa fakta yang berasal dari media konservatif daripada liberal, meskipun tetap menggunakan sumber-sumber referensi yang terpercaya. Selama proses verifikasi yang dilakukan dapat dipertanggungjawabkan, hal seperti ini tidak menjadi masalah. Syaratnya, sebagai konsumen kita harus tetap berusaha untuk menengok dua sisi yang berbeda dari sebuah cerita.

Demikianlah sekilas tentang situs pemeriksa fakta yang dapat Mama gunakan untuk membantu memeriksa informasi dari internet dan media lainnya. Kenal situs pemeriksa fakta lain yang patut ditambahkan di daftar ini? Silakan tulis di kolom komentar, ya!



			

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *