Memilih aplikasi untuk anak

Suasana mudik di minggu ini sudah mulai terasa, tentu tidak sedikit Mama yang sudah mulai bersiap-siap dengan perjalanan menggunakan mobil, pesawat maupun moda transportasi lainnya. Tantangan terbesar melakukan perjalanan jauh dengan anak-anak tentunya adalah membuat mereka agar tidak cepat bosan, apalagi jika bepergian menggunakan mobil yang biasanya terkendala kemacetan.

Berbagai cara disiapkan untuk menghibur anak-anak selama di perjalanan, biasanya saya bawakan buku cerita, buku aktivitas, dan mainan favorit mereka, saya ajak bermain tebak-tebakan, atau lomba siapa yang paling lama bisa duduk tenang di perjalanan. Dan jika saya sudah mulai kehabisan ide, yang tidak pernah gagal untuk menghibur mereka adalah perangkat genggam dengan berbagai game dan aplikasi yang bisa mereka gunakan.

Setiap bulan ribuan aplikasi baru tersedia di Google Play maupun iTunes, lalu bagaimana memilih aplikasi yang sesuai untuk anak-anak. Simak beberapa tips berikut dari digitalMama

1. Baca Deskripsi dan Rating

Deskripsi yang diberikan oleh pengembang bisa jadi tidak menggambarkan keseluruhan aplikasi yang Mama unduh, namun setidaknya Mama bisa mendapatkan gambaran umumnya. Periksa juga content rating yang tercatum untuk aplikasi yang akan Mama unduh.

Content Rating Google Play

ratingPlaystore

Content Rating Apple

ratingApple

2. Pilih aplikasi yang sesuai dengan perkembangan dan usia anak

Pastikan aplikasi yang Mama unduh sesuai dengan perkembangan dan usia anak. Tentunya Mama tidak akan mengunduh game scrabble untuk anak berusia 2 tahun, atau sebaliknya mengunduh game belajar warna untuk anak mama yang sudah memasuki usia SD.

3. Pertimbangkan nilai edukasi

Pertimbangkan nilai edukasi yang bisa didapat anak dari aplikasi tersebut, sehingga selain menghibur juga bermanfaat. Anak-anak umumnya mudah sekali meniru, karena itu perhatikan juga karakter yang digunakan dalam aplikasi apakah memberikan contoh yang dapat menjadi role model, misal dari sisi pakaian, bahasa yang digunakan, serta perilaku. Hindari  juga aplikasi yang mencontohkan penggunaan kekerasan fisik.

4. Pertimbangkan segi konsumerisme

Banyak aplikasi yang dapat diunduh dengan gratis, namun umumnya menawarkan pembelian (in-app purchases) untuk menggunakan fitur tertentu. Bukan berarti Mama sama sekali menghindari pembelian aplikasi untuk anak, banyak aplikasi bagus yang memang layak untuk dibeli. Yang perlu diperhatikan adalah seberapa sering aplikasi yang Mama pilih mengharuskan melakukan pembelian tertentu untuk melanjutkan permainan, atau seberapa banyak iklan yang muncul saat menggunakan aplikasi. Secara umum, konsumerisme tentunya bukan hal yang ingin kita paparkan pada anak-anak kita.

5. Baca ulasan 

Deskripsi yang tercantum pada Playstore atau AppStore tidak selalu mencerminkan keseluruhan aplikasi. Cobalah membaca beberapa ulasan pengguna yang masuk di Playstore atau AppStore. Mama juga dapat membaca ulasan dari website terpercaya, misalnya dari commonsensemedia yang memberikan ulasan dan rating lebih rinci.

6. Cobalah aplikasi  

Sebelum memberikan aplikasi untuk digunakan anak, ada baiknya Mama mencobanya terlebih dahulu. Meskipun mungkin Mama tidak mencoba keseluruhan aplikasi, misalnya seluruh level dalam permainan, setidaknya Mama mendapatkan gambaran kesesuaian aplikasi dengan ekspektasi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *