Manfaat belajar coding untuk anak

Manfaat Belajar Coding untuk Anak

Manfaat Belajar Coding untuk Anak

Teknologi digital telah meliputi beragam aspek kehidupan anak-anak di zaman sekarang. Sejak lahir, mereka telah terbiasa melihat smartphone, tablet, laptop, dan beragam perangkat digital lainnya digunakan di sekitar mereka. Tak lama kemudian, mereka pun beranjak menjadi pengguna. Di masa yang akan datang, akan semakin banyak bidang kehidupan manusia yang menggunakan teknologi digital. Karena itu, kemampuan memprogram komputer atau coding menjadi semakin penting untuk dikuasai. Bukankah lebih baik menjadi pencipta daripada sekedar menjadi pengguna saja? Namun, ada banyak lagi manfaat belajar coding untuk anak selain kemampuan menciptakan teknologi digital. Apa saja? Yuk, kita pelajari bersama!

Jika Mama awam dengan pemrograman, mungkin Mama kini bertanya, apa sebetulnya yang dimaksud dengan coding? Coding atau pemrograman adalah proses memberikan instruksi pada komputer untuk melakukan tugas yang spesifik melalui serangkaian kode. Instruksi yang dapat diberikan sangat beragam, mulai yang sederhana seperti menampilkan kata ‘Halo’ di layar, mengkalkulasi angka, mengenali wajah dari gambar, menggerakkan tangan robot, hingga menerbangkan roket ke luar angkasa. Ada banyak hal yang bisa dilakukan anak dengan kemampuan coding. Mereka dapat membuat apps, website, game, dan animasi, mengontrol LEGO®, menerbangkan drones, juga  mengeksplorasi sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM) dengan lebih mendalam.

Ketika baru memulai belajar coding, anak tentu tidak perlu dikenalkan langsung pada bahasa pemrograman yang sesungguhnya. Sebaliknya, mereka cukup dikenalkan pada konsep dasar pemrograman seperti urutan (sequence), pengulangan (loop), atau konsep jika-maka (conditional), dalam aktivitas-aktivitas yang menyenangkan dan sesuai usia. Saat ini, tersedia beragam platform belajar coding gratis yang ditujukan bagi anak-anak untuk mempelajari konsep pemrograman. Website seperti  Scratch, Snap, atau Tynker, dapat menemani anak mulai belajar coding dengan cara yang asyik. Selanjutnya, anak-anak yang lebih senior dapat melanjutkan belajar bahasa pemrograman yang benar-benar dipakai dalam industri seperti Java, Phyton, atau HTML &CSS. Ada beragam pula situs belajar gratis untuk belajar bahasa pemrograman seperti Codeacademy, Khan Academy, dan Code Avengers. Jika membutuhkan bantuan profesional, Mama juga dapat menemukan berbagai lembaga pelatihan coding untuk anak maupun dewasa, yang kini mulai bermunculan di Indonesia. Cukup banyak bukan, sumber belajar yang tersedia?

Manfaat Belajar Coding untuk Anak

Anak belajar coding

Anak mana yang tidak suka menonton video, bermain games, atau beraktivitas dengan robot? Menciptakan sesuatu yang mereka sukai, adalah motivasi internal bagi anak-anak untuk belajar coding. Sebagai orang tua, tugas kita adalah memfasilitasi dan mengarahkan aktivitas mereka ke arah yang positif. Nah, agar Mama lebih yakin untuk mengenalkan anak pada aktivitas coding, berikut kami rangkumkan beberapa manfaat coding untuk anak!

Memahami cara dunia bekerja

Saat ini, komputer dalam berbagai bentuknya telah hadir mengelilingi kita. Bahkan untuk bangun pagi pun, seringkali kita menggunakan aplikasi alarm di smartphone, bukan? Jika anak diajarkan biologi untuk memahami sistem hidup di sekitarnya, bukankah wajar jika anak juga diajarkan mengenai komputer dan bagaimana cara berkomunikasi dengannya? Memahami bahasa komputer akan membuka peluang bagi anak untuk menavigasi dunia digital dengan lebih nyaman, hingga mampu produktif berkarya sesuai perkembangan zaman.

Melatih kemampuan problem-solving dan computational thinking

Computational thinking adalah kemampuan untuk berpikir secara terstruktur, runut, dan logis. Ketika melakukan coding, anak akan belajar menyelesaikan suatu problem yang kompleks dengan membaginya menjadi problem-problem yang lebih kecil. Selanjutnya, anak belajar untuk menyelesaikan setiap problem langkah demi langkah, dengan cara yang paling efisien. Computational thinking mengkombinasikan matematika, logika, dan algoritma. Kemampuan ini akan bermanfaat bagi anak tidak hanya ketika membuat program komputer, namun juga untuk memecahkan berbagai persoalan dalam kehidupannya sehari-hari.

Menumbuhkan daya kreatifitas

Setiap anak terlahir kreatif. Mereka memiliki daya imajinasi yang sangat tinggi. Sayangnya, kreativitas anak seringkali semakin pudar seiring bertambahnya tuntutan dari orang tua maupun sekolah ketika mereka beranjak besar. Coding adalah salah satu cara menyalurkan kreativitas anak secara produktif. Dimulai dengan melakukan beberapa perintah sederhana yang menumbuhkan rasa percaya diri, coding akan merangsang anak untuk mengeksplorasi ide-idenya. “Bagaimana kalau saya mencoba ini? Akankah cara ini berhasil? Bagaimana dengan cara yang itu? Mungkin hasilnya akan lebih cepat!”. Platform coding memberikan wadah bagi anak untuk mengekspresikan idenya dalam bentuk kode, dan juga melakukan tes untuk menguji keberhasilannya.

Anak sukses mencoba coding

Melatih kegigihan

Seperti halnya beragam karya yang lain, program yang dibuat oleh anak ketika coding tidak akan selalu sempurna pada awalnya. Melalui proses trouble-shooting, anak belajar menemukan apa yang tidak bekerja dalam kodenya, menganalisa mengapa kesalahan terjadi, dan berusaha menemukan cara memperbaikinya. Proses ini perlu dilakukan berulang-ulang hingga program berjalan sesuai harapan. Hasilnya, akan tumbuh kegigihan pada diri anak untuk bangkit kembali ketika menjumpai kegagalan.

Melatih kemampuan berkomunikasi

Walaupun coding pada dasarnya adalah komunikasi dengan komputer, bahasa pemrograman tetaplah sebuah bahasa, yaitu sebuah bentuk ekspresi diri. Belajar coding akan melatih anak menyampaikan kemauannya dengan jelas, runut, dan padat, terutama dalam bentuk tertulis.

Membuka luas kesempatan kerja di masa depan

Begitu banyak bidang kehidupan yang saat ini telah menggunakan teknologi digital dalam keseharian. Mama mungkin pernah menyaksikan, bahkan di beberapa cafe dan restoran pun saat ini pramusaji sudah menggunakan aplikasi dalam tablet untuk mencatat pesanan. Tren ini diprediksikan hanya akan terus berkembang. Akan terbuka luas  kesempatan kerja di berbagai bidang bagi seseorang yang memiliki kemampuan dalam hal teknologi digital, termasuk pemrograman. Apa pun bidang yang akan digeluti anak ketika ia dewasa kelak, kemampuan coding akan memberinya nilai plus yang membantunya memperlebar peluang dalam pekerjaan.

An understanding of computer science is becoming increasingly essential in today’s world. Our national competitiveness depends upon our ability to educate our children—and that includes our girls—in this critical field
Sheryl Sandberg, COO Facebook

Demikianlah beragam manfaat yang dapat diperoleh ketika anak belajar coding. Menarik, bukan? Yang perlu digarisbawahi,  mengajarkan anak coding tidak selalu berarti mengarahkannya untuk menjadi programmer atau software engineer di masa depan, lho. Seperti halnya belajar membaca, menulis, atau matematika, belajar coding hanyalah salah satu cara menumbuhkan kemampuan anak menavigasi dunia, berpikir, dan berkarya.

Bagaimana, apakah Mama sudah mengenalkan anak pada dunia pemrograman? Atau memiliki minat untuk memulainya segera? Yuk, bagi pengalaman Mama pada komentar di bawah ini!

Baca juga: Literasi Digital, Siapkan Anak Menyongsong Era Digital Abad ke-21

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *