Jangan Mengecek Handphone Tepat Setelah Bangun Tidur!

Share

digitalMamaID – Apa yang pertama kali terlintas di pikiran Mama sesaat setelah bangun tidur? Kalau jawabannya handphone, cukup ada dalam pikiran saja ya, Mama.  Jangan langsung mengecek handphone tepat setelah bangun tidur!

Merujuk pada tulisan Jari Roomer di Medium, penelitian IDC (International Data Corporation) Research 80% pengguna smartphone mengecek perangkat tersebut dalam jangka waktu 15 menit setelah bangun tidur.

Tidak dapat dimungkiri saat ini handphone sudah menjadi benda yang paling melekat dalam kehidupan manusia. Bahkan ada istilah yang menyebut di dalam handphone terdapat seluruh rahasia pemiliknya.

Namun, benda kecil yang sangat berguna ini juga dapat berdampak negatif bila tidak digunakan secara bijak. Mama perlu mengatur berapa lama waktu untuk menggunakan handphone dalam satu hari. Selain itu, kita juga perlu mengatur kapan saat yang tepat untuk memulai aktivitas digital di perangkat tersebut.

Meningkatkan stress dan kecemasan

Saat memulai aktivitas digital di handphone, seseorang akan dibanjiri banyak informasi dan hal-hal yang berkaitan dengan masalah dan pekerjaan. Apabila hal ini dilakukan tepat setelah bangun tidur, maka dapat merangsang timbulnya perasaan stress dan cemas. Hal tersebut membuat seseorang tidak memiliki ruang dan waktu untuk memulai hari dengan tenang.

Penelitian di Universitas Gothenburg di Swedia juga mendukung pendapat tersebut. Penelitian ini mengukur dampak penggunaan smartphone pada pengguna berusia 20-an selama setahun. Hasilnya menunjukkan, tingginya penggunaan handphone berkorelasi langsung dengan peningkatan laporan depresi pada pria dan wanita. Mengkhawatirkan ya, Mama!

Jadi, jika Mama ingin menghindari memulai hari dengan perasaan terburu-buru, stres, dan cemas, berhentilah memeriksa handphone saat baru bangun tidur. Sebaliknya, usahakan untuk memulai dengan cara yang membuat pikiran rileks.

Membuang waktu dan mengganggu perhatian

Memeriksa media sosial, email, atau pesan segera setelah bangun tidur memberikan ruang pada informasi, opini, permintaan, dan iklan untuk masuk dan mencemari pikiran Mama. Pagi hari yang seharusnya menjadi waktu yang tepat memulai hari dengan menyusun prioritas diri sendiri, justru dipenuhi dengan pikiran dan reaksi terhadap hal-hal yang ada di dalam handphone. Bahkan sering kali hal-hal tersebut tidak ada hubungannya dengan kehidupan Mama.

Tidak hanya itu, mengecek handphone setelah bangun tidur juga akan membuang waktu. Mungkin awalnya Mama hanya mengecek media sosial selama 5 menit, lalu berlanjut menjadi 15 menit, kemudian berlanjut menjadi 30 menit. Tanpa sadar, Mama jadi memulai hari dengan tergesa-gesa dan membuat stres.

Sebaiknya gunakan waktu pagi untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental supaya seluruh to do list Mama dapat berjalan dengan lancar dan lebih produktif.

Sulit membuat prioritas

Memulai hari dengan distraksi dari handphone sama saja menyiapkan diri untuk menerima distraksi-distraksi lainnya. Dengan kata lain, sepanjang hari, perhatian Mama akan lebih cepat teralihkan dan dapat mengacaukan produktivitas.

Menurut Dr. Nikole Benders-Hadi, informasi berlebihan yang didapatkan sebelum seseorang benar-benar terjaga dapat  mengganggu kemampuannya untuk memprioritaskan tugas. Selain itu, kemampuan seseorang untuk fokus dalam menjalani hari akan menurun bila diawali dengan aktivitas digital sesaat setelah bagun tidur.

Ini bisa terjadi karena adanya hubungan antara smartphone, dopamine, dan otak. Saat memeriksa smartphone, otak akan melepaskan banyak dopamin yang menimbulkan perasaan senang.

Artinya, ketika Mama memulai hari dengan mengecek smartphone, otak akan menstimulasi untuk mengulangi perilaku ini sepanjang hari. Itu karena otak tahu bahwa perilaku tersebut akan terasa menyenangkan dengan cepat dan mudah. Melakukan hal tersebut tentu dapat merusak fokus dan produktivitas Mama dalam menjalankan kegiatan harian.

Cara berhenti mengecek handphone di pagi hari

Ada dua cara utama yang dapat dilakukan agar Mama berhenti mengecek handphone di pagi hari. Simak sampai habis ya, Mama!

Cara pertama adalah dengan mengatur handphone pada flight mode. Pengaturan ini membuat Mama tidak langsung dihadapkan pada pesan dan notifikasi baru sesaat setelah Mama bangun. Sehingga keinginan untuk mengecek handphone menjadi berkurang.

Cara kedua adalah dengan memiliki aktivitas pengganti di pagi hari agar Mama tidak tergoda untuk mengecek handphone. Mama bisa melakukan salah satu dari beberapa kegiatan berikut untuk memulai hari, seperti, berdoa, berolahraga, bermeditasi, journaling, membuat sarapan sehat, atau berinteraksi dengan pasangan dan anak.

Kegiatan-kegiatan tersebut dapat membantu Mama untuk memulai hari dengan lebih tenang dan terkendali. Sehingga kelanjutan hari Mama menjadi lebih fokus dan produktif.

Perubahan hanya dapat dilakukan dengan memulai aksi. Cobalah untuk memaksakan diri untuk tidak mengecek handphone sampai 60 menit setelah bangun tidur.

Cara kita memulai hari menentukan suasana sepanjang hari. Jadi pastikan memulainya dengan baik ya, Mama! [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *