Mengenalkan Teknologi Melalui Buku Cerita Anak

Ilustrasi buku cerita anak
Share

digitalMamaID – Anak-anak saat ini tumbuh dalam dunia yang didominasi oleh teknologi. Mengenalkan teknologi pada anak secara bijak dapat membantu mempersiapkan mereka untuk masa depan yang semakin terhubung secara digital. Keterampilan seperti penggunaan perangkat teknologi, navigasi internet, literasi digital, pemecahan masalah teknologi, dan keamanan online menjadi hal yang perlu dipelajari sebagai upaya pemanfaatan teknologi dengan cara yang positif.

Teknologi bisa mulai dikenalkan melalui buku cerita anak. Ini bisa membantu anak-anak beradaptasi dengan perubahan digital yang terjadi di sekitar mereka. Sehingga mereka bisa belajar menggunakan teknologi secara terkendali dan terarah, sambil tetap terhubung dengan pengalaman membaca.

digitalMamaID merangkum tiga buku cerita anak terbitan The Asia Foundation – Lets Read yang di dalamnya memunculkan pemanfaatan teknologi secara positif oleh anak-anak dan remaja. The Asia Foundation dalam projek pengembangan buku digita tersebut menampilkan sosok perempuan tangguh sebagai tokoh cerita dengan melibatkan penulis, ilustrator, editor, dan desainer yang hampir seluruhnya perempuan. Sila disimak, Mama!

 

Buku Cerita Anak “Brum! Brum!”Buku Cerita Anak “Brum! Brum!”

Judul : Brum! Brum!

Penulis : Shahfira Alif

Ilustrator : Abigail Setiadi

Penerbit : The Asia Foundation – Let’s Read

Ini hari pertama Biru menemani Alma mengojek. Tantangan dan halangan mereka temui di sepanjang perjalanan. Bisakah mereka menjalankan tugas dengan baik?

Cerita mengenai petualangan Biru si motor matic bersama Alma, mahasiswi yang bekerja sampingan sebagai pengemudi ojek online. Dalam perjalanannya mengantar para penumpang, Biru dan Alma mendapati ragam pengalaman yang menarik dari mengantar ibu hamil dan lansia, melewati lalu lintas macet, jalanan berliku dan berlubang hingga terjebak hujan saat harus mengantar kue tepat waktu. Namun, mereka tak pantang menyerah untuk menyelesaikan tugasnya sebagai tim ojek online. Cerita lengkapnya di sini

Buku Cerita Anak “Tunggu Aku”

Buku Cerita Anak “Tunggu Aku”

Judul: Tunggu Aku!

Penulis: Sofia Natalia Zebua

Ilustrator: Stephanie Valentine

Penerbit : The Asia Foundation – Let’s Read

Lita sangat menyukai semua hal tentang pilot wanita. Idolanya adalah Amelia Earhart, yang dibacanya dari buku pemberian Bapak. Lita juga sangat mengidolakan Pilot Ajeng, seorang pilot pesawat tempur wanita pertama Indonesia. Lita bahkan bercita-cita ingin jadi pilot pesawat tempur. Karena itu, begitu mengetahui bahwa Pilot Ajeng akan melakukan atraksi saat perayaan Kemerdekaan Indonesia di Istana Negara. Lita tak ingin melewatkan acara tersebut. Bagaimana caranya? Dapatkah Lita menyaksikan atraksi tersebut?

Kisah yang memadupadankan antara mimpi, inovasi dan teknologi ini menunjukkan bahwa kemampuan melek teknologi itu perlu dipelajari oleh siapapun sebagai jalan menggapai mimpi atau keinginan yang lebih besar. Seperti Lita seorang anak Sekolah Dasar yang berupaya keras sampai Istana Merdeka menggunakan moda angkutan kereta cepat Mass Rapid Transit (MRT) untuk melihat Pilot pesawat tempur idolanya beraksi. Baca cerita lengkapnya di sini.

Buku Cerita Anak “Bukan Halangan”

Buku cerita anak

Judul : Bukan Halangan

Penulis : Tyas Widjati

Ilustrator : Rizkia Gita Wahyu A

Penerbit : The Asia Foundation – Let’s Read

Kapisa mendapat haid pertamanya. Meskipun dia sudah tahu apa yang harus dilakukan, tetap saja perasaannya campur-aduk. Belum lagi pertandingan basket sudah di depan mata.

Teknologi yang dimunculkan dalam cerita ini adalah bagaimana  anak-anak mengembangkan keinginan mencari informasi, melakukan riset, dan memanfaatkan sumber daya online untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih luas. Seperti Kapisa yang mencari informasi seputar haid untuk menunjang kelancaran pertandingan bola basketnya. Sehingga dia bisa mendapat banyak alternatif informasi kesehatan yang memudahkan dirinya dalam beraktivas. Simak ceritanya di sini.

Semoga rekomendasi buku cerita anak di atas bisa membantu Mama menambah referensi pemanfaatan teknologi untuk si kecil. Namun, penting diingat bahwa penggunaan teknologi oleh anak-anak harus diawasi dan diarahkan dengan bijaksana. Orang tua dan pendidik perlu memastikan bahwa anak-anak menggunakan teknologi dengan batasan yang sesuai, mengajarkan etika digital, dan menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi dan kegiatan fisik, seperti bermain di luar ruangan atau membaca buku.

Selamat menemani anak belajar teknologi! [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *